Cara Investasi Bagi Pemula, Agar Berhasil

Investasi adalah suatu kegiatan penanaman modal pada suatu badan usaha, aset berharga, lembaga, atau perusahaan,  yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan pada masa yang akan datang. Bentuk dari investasi juga beragam. Hal yang terkadang masih membuat bingung adalah cara berinvestasi bagi pemula.

Kunci utama dalam melakukan suatu hal terletak pada tujuannya. Begitu juga saat Anda memutuskan untuk berinvestasi. Menentukan tujuan investasi berguna agar kita tidak salah pilih menentukan jenis investasinya.

Cara Berinvestasi Bagi Pemula, Mudah, dan Tidak Ribet

Bagi para investor pemula, biasanya mereka akan memilih jenis investasi yang beresiko rendah. Hal yang terpenting jangan pernah menganggap sepele hal sekecil apapun karena akan berpengaruh besar pada keuntungan investasi Anda.

1. Menentukan Profil Risiko

Setiap bentuk investasi tentu mempunyai faktor resiko yang berbeda. Pada investasi reksadana,  Anda dapat bermain aman. Dengan investasi kecil maka faktor resikonya pun juga rendah. 3  jenis faktor resiko investasi antara lain konservatif, moderat, dan agresif.

2. Mulailah Berinvestasi dengan Modal Kecil

Bagi para pelaku awal investasi ada baiknya memilih investasi dengan modal yang minim. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan faktor resiko instrumen lebih dini. Penggunaan modal awal yang minim tentu tidak akan mengganggu biaya pokok untuk pemenuhan  kebutuhan yang lain.

3. Lebih Baik Sisihkan Uang

Cara berinvestasi bagi pemula untuk investasi sebaiknya berasal dari uang yang disisihkan. Setelah semua kebutuhan terpenuhi dan masih ada sisa uang, maka Anda bisa menggunakan sisa uang untuk menabung investasi.

Jika masih belum memungkinkan untuk melakukan investasi, lebih baik gunakan cara menabung yang klasik saja.

4. Kenali Tujuan Investasi Anda

Pada prinsipnya orang melakukan investasi  demi mendapatkan keuntungan/profit. Namun secara spesifik, tujuan orang berinvestasi berbeda-beda. Tujuan yang berbeda juga menyebabkan perbedaan profil risiko dan jenis investasi yang akan dipilih.

5. Hati-hati dengan Investasi Bodong

Waspada pada kabar investasi yang terbit melalui dunia maya. Bisa jadi berita tersebut adalah berita hoax. Hingga saat ini, praktik investasi bodong masih terus memakan korban.

Otoritas Jasa Keuangan(OJK) dapat digunakan sebagai sarana mendapatkan informasi terkait aspek legal perusahaan investasi melalui Investor Alert Portal.

6. Pengecekan Ulang Ijin Resmi Perusahaan

Pastikan tempat Anda berinvestasi sudah terdaftar pada OJK. Lakukan secara online dengan mengunjungi situs OJK atau mencari tahu secara langsung datang ke tempat investasi yang dituju.

7. Belajar dan Banyak Mencari Tahu

Investasi bukanlah kegiatan menanam uang secara pasif. Anda dapat berkomunikasi dengan bantuan mentor atau komunitas yang mendukung. Hal ini bertujuan mengasah pengetahuan insting bisnis dan pasar uang pada investor pemula. Banyak mencari tahu berita tentang investasi melalui artikel ataupun sumber berita lain.

Penting bagi semua investor mempelajari cara berinvestasi bagi pemula meliputi jenis, syarat, ketentuan, biaya, dan faktor resiko sebelum menentukan pilihan berinvestasi. Pastikan investasi yang Anda pilih dapat menguntungkan baik dalam jangka dekat maupun jangka panjang.